Tuesday, February 28, 2012

Find Your Passion Here




Have you ever find your passion?

Well, I do find it now, eventhough that was so far to find it these days. Many people ask themselves and find it nothing. Some of them feel bored and tired to do reguler activity. So, the question is, have you found your passion?

But, before that, do you know about passion?
“Passion is what you enjoy the most!”
Something that made you crazy to get up in the morning. Something that you like to do the most. It could be your hobby, jobs, activity, and many things.

Well, at first I was still confused about my passion, until my friend tell me about one training that motivate me to find my passion, and I do found it now. I do believe this training could help you to find your passion, your potential and the important thing is you could try to know yourself better. Trust me, it’s worth to check. Enjoy it! >_<

Monday, February 6, 2012

Are You A Leader?


Bagiku seorang LEADER adalah sosok yang sangat kudamba dan kunantikan dengan sepenuh hati. Betapa tidak, everyone need it.

Kini Telah Hadir Buku untuk Para Leader Sejati!
Menjadi Seorang LEADER sejati ternyata ada tips & triknya tersendiri.
Menjadi Seorang LEADER sejati pun membutuhkan "Guidance"nya.
Mau Tahu lebih lengkap tentang hal tersebut?
Buku "You Are Young Leader" akan membahas tuntas tentang semuanya.

Tertarik? Kontak @shinasutori jika ingin mendapatkannya.

Kesempatan tidak akan menunggu. Now or Never!

We are LEADERS, what about you?

sisa postingan sampai selesai

Friday, February 3, 2012

KEGAGALAN BERUNTUN VS PELUANG


Malam itu, tepatnya ketika sedang mengerjakan instalasi software Corel Draw X4 yang ternyata kembali mendapatkan masalah dalam prosesnya, mendadak saja seorang teman mengirim sms, menanyakan kabar dan sempat kutanya balik, karena nomornya belum ter-save. Alhasil kembali memori harus bekerja keras dan memastikan kembali sosoknya di benakku. Dan perbincangan lewat sms pun dimulai.

"Kau kau bagaimana?" tanyanya lewat sms.
Aku jawab "Hahaha, penuh dengan pengalaman luar biasa,".
Lantas dirinya kembali bertanya " Pengalaman luar biasa? O_o Apa Ituuuu?"
Dan aku pun menjawab "Kegagalan beruntun dan peluang."
Dengan santai dia lalu membalas balik "Hooo... Asik asik asik! Skrng lgi memperbaiki yg gagal ato ambil peluang?"
Hm, aku menarik nafas panjang, menyebutkan bahwa kedua hal tersebutlah yang sedang kualami dan kujalani.

Kegagalan beruntun dan peluang, itulah tepatnya yang berada di depanku saat ini.
Keduanya bukan pilihan maupun keinginan, melainkan kesempatan. Kegagalan bagiku kesempatan untuk menjadi lebih baik, melakukan perbaikan-perbaikan akan setiap kesalahan yang aku lakukan, baik itu yang kusadari maupun yang tidak. Dan peluang, kadang datang secara tiba-tiba, menjadikan sebuah kesempatan emas yang kadang tidak meminta untuk ditunggu. KESEMPATAN tidak akan menunggu kita, melainkan datang secara tiba-tiba dan kita harus siap dengan semua itu.

Saat KEGAGALAN menimpa, hal yang paling ingin aku lakukan sebenarnya adalah menyerah. Selesai dengan begitu saja sebenarnya adalah pilihan pertama yang bisa kita ambil dan lakukan. Tapi, dalam hati rasanya aku tidak rela dengan diriku sendiri, membiarkannya terlalu lama berada di tempat yang penuh dengan pikiran negatif dan berhenti berusaha. Seringkali aku berpikir, membalikkan tangan dan membentangkannya, bertanya apa yang sebenarnya kau mau? Dan keyakinan dalam diri pun mulai muncul, kembali berdiri dan disana pintu-pintu yang kuanggap sudah tertutup, ternyata masih banyak yang terbuka, lebar sekali. Kau jatuh di satu tempat, terus kenapa?

"Gitu aja kok repot?" kata-kata Pak Gusdur itu selalu terkenang di benakku, walaupun kesannya sederhana, tapi kalimat itu memberi arti yang dalam bagiku. Melangkah maju akhirnya adalah tindakan yang harus kita lakukan. Dengan keyakinan seperti itu, perlahan PELUANG yang sama sekali tidak disadari mulai membentang di depan mataku. Aku tersenyum, perjalanan singkatku di satu tempat membawaku ke tempat yang lain, memberikanku kesempatan untuk berkembang dengan pesat, walau sering aku dibuat terjatuh berkali-kali. Walau begitu, aku pasti berdiri lagi, terus begitu. Menapaki jalan terjal dengan penuh perjuangan.

Benang merah itu pun mulai memperlihatkan dirinya, memberiku kesimpulan sederhana bahwa memang tidak ada yang sia-sia, menunjukkan padaku pula mengenai hal sederhana yang terkadang justru membuat seseorang termotivasi secara tidak sengaja. Dan hal itu ditunjukkan padaku sekarang, saat ini. Pertemuan yang ajaib dengan orang-orang tidak terduga membawaku ke dunia yang ternyata memang harus aku hadapi. Perlahan semakin lama aku menapaki jalan yang aku terima dengan sepenuh hati, semakin mudah aku melalui hari-hariku. Berbagai macam orang mengulurkan tangannya padaku, atau setidaknya menyapaku seolah berkata mendorong punggungku untuk tetap semangat.
"Yattemi!" (Lakukan!) ; "Susume!" (Majulah); "Ganbatta na" (Berjuanglah)

Dan, seorang sosok yang menarik perhatianku hingga saat ini berkata dengan santainya,
"Yatteminakyaa, wakaranai deshou?" (Kalau tidak dicoba, kita tidak akan tahu kan?")


Rasanya sedikit menjengkelkan saat kita mau menyerah lalu muncul orang-orang yang berkata seperti itu, perlahan kita kembali berpikir dan tak sengaja melakukan "REFRAMING". Dan pengaruh yang tidak sengaja kita dapatkan itu, membuat kita pun "TRANS" dan memasukkannya ke alam bawah sadar kita dan perlahan kembali bergerak, seperti robot yang mengalami perombakan ulang program. Dan saat kita ragu-ragu dengan jalan yang akan kita tempuh, takut kembali gagal dan peluang yang ada pun tidak diambil, kita memutuskan untuk diam dan berhenti berjuang. Lalu men-judge bahwa masa depan kita suram.

Namun, seorang kakak perempuan yang bijak berkata dengan santainya:
"Yah, kita pasti merasa ingin menyerah dan itu hal yang wajar. Tapi, hidup haruslah terus berjalan dan keinginan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan memiliki kehidupan terbaik itulah yang membuatku tidak mau kalah."

Teman pria sang kakak juga lalu menambahkan dengan senyuman, seraya menawarkan gyouza yang dibuatnya.
"Kalau kau membuang mimpi & harapanmu, maka itu sama saja dengan kau kehilangan makna dari hidup itu sendiri."

Aku dibuat bungkam dengan kata-katanya. Hh, baiklah, baiklah, aku menyerah untuk berargumentasi lagi dengan mereka, aku terima apa yang dikatakan mereka padaku, mencernanya memang membutuhkan waktu yang panjang dan merepotkan, tapi senyuman mereka dan sikap mereka yang santai dan ramah serta tidak dibuat-buat membuatku terpesona.

"Ja, Yattemimashouka?" (Kalau begitu, yuk kita lakukan!)

Belajar dari kegagalan kita yang beruntun dan mencoba mengambil peluang yang berada di sekeliling kita.
Ketahuilah, bahwa pintu yang terbuka lebar untukmu tidak hanya satu, melainkan sangat banyak.
Maka, cobalah untuk kembali berkeliling dan menelitinya satu persatu. Dan perlahan dirimu pun akan terkejut.

I'm working on it now, what about you?

Wednesday, July 27, 2011

Watashitachi Wa Tokidoki Rival Wo Shitsuyo Ka Na ,,,




“We Believe in Him. I’m Here Now Because of Him. I want to surpass him. But can you surpass him? When will you surpass him? When I surpass him, he’s already ahead of me again. That’s why we work hard to try to surpass him again. If we thought we’ve surpassed him, he’s progressing ahead of us ,,,”

Mendengar kata-kata ini mendadak jadi kangen dengan Boukenger. Disana, Akashi sang Bouken Red adalah seorang pemimpin yang disegani oleh teman-temannya. Dari kata-kata di atas rasanya kita bisa melihat bahwa sosok seorang pemimpin, terutama Akashi sangat dipercaya oeh teman-temannya. Selain itu dia juga menjadi salah satu alasan teman-temannya berjuang. Bagiku, alangkah senangnya jika kita mempunyai pemimpin seperti dia.

Berjiwa besar, menuntun kita dari kegelapan (emangnya mati lampu? ,,, >_<), penuh dengan kehangatan dan menerima kita apa adanya. Lalu, berusaha keras untuk melakukan hal yang terbaik demi teman-temannya. Ah, rasanya jadi mendadak jatuh cinta pada Akashi, hahaha ,,,

Sejujurnya aku belum pernah melihat Boukenger secara utuh, dalam hal ini seluruhnya. Tapi hanya dari potongan Movie nya saja yang bermain dengan Gekiranger dalam Tokusatsu Matsuri, mendadak aku jadi terpesona dan tergetar oleh sosok Akashi yang satu ini.

“Ookina sonzai te koto ne,” (a giant figure whom one can respect)
Kira-kira seperti itulah sosoknya, membuatku merasa bahwa menyenangkan jika kita bertemu dengan pemimpin yang seperti itu. Yah, walau terkesan sedikit mustahil karena pemimpin seperti itu hanya ditunjukkan ada di serial tokusatsu.

Tapi, kuakui bahwa rival adalah sosok yang diperlukan semua orang dan kompetisi menjadi hal yang memang harus berjalan. Kompetisi yang sehat akan membawa kita menuju kemenangan bersama dan bertumbuh serta berkembang bersama. Permasalahannya adalah apakah kemudian kita menyikapi sosok rival itu dengan positif atau negatif? Who knows, sometimes we didn’t do the right thing anyway but keep trying to do what we want, even that was the worst thing ever.

Jika kita menemukan rival yang baik, kita akan bersaing sehat dan berjuang untuk mencapai titik yang lebih baik dari yang pernah kita pikirkan, bahkan terkadang walau kita merasa kesal dengan seseorang yang lebih dari kita, pada kenyataannya di dalam hati terdalam kita terpesona padanya.
Teman-teman merasakannya tidak? ,,,, >_< ,,,

Tuesday, December 7, 2010

Hellofest 7@Balai Kartini Jakarta




Sabtu, 4 Desember 2010 @ Balai Kartini, Jakarta ...

Untuk pertama kalinya aku menginjakkan kaki di Balai Kartini Jakarta dan bertemu dengan abang metromini yang berkomentar "Kok banyak banget yang nanya Balai Kartini?" dan berkomentar lagi "saya aja yang mondar-mandir di sekitarnya nggak tahu ada apaan," . Awalnya kukira ada apa, ternyata komentar itu toh.

Yah, kali ini Hellofest 7 diadakan di Balai Kartini Jakarta. Acara yang menjadi minat para penggemar costplayer, anime Jepang, dan kebudayaan Jepang. All about Japanese Culture and Animation.

Acaranya secara garis besar merupakan kompetisi costplayer dari berbagai daerah. Sejauh yang aku tahu, ada dua kategori, yakni personal dan kelompok. Untuk yang personal aku tidak terlalu tahu pasti ada apa saja karena aku baru datang di pertengahan acara. Acara ini berlangsung dari jam 11.00 WIB - 22.00 WIB, itu tertera di brosur dan spanduk di tempat acara, sementara pada publikasinya dari jam 12.00 WIB - 18.00 WIB. Selain ada kompetisi costplayer, ada juga pameran pernak-pernik yang sepertinya wajib dimiliki oleh penggemar animasi Jepang. Mulai dari stiker-stiker berlukiskan animasi hingga animasi figure yang dijual dengan harga tinggi sekitar Rp. 800.000,- ke atas. Tidak hanya itu, ada juga stand makanan khas Jepang seperti dorayaki dan takoyaki. Hm, sayangnya stand makanan yang ada hanya sedikit sementara pengunjung berjubel.

Saat pertunjukkan costplayer kategori kelompok, aku dibuat kagum dengan kostum para peserta. Wow, mantap ... benar-benar mengagumkan. Mereka benar-benar detail dari pengerjaannya dan salut pada mereka karena ternyata bahan-bahan yang mereka gunakan sebagian besar ada yang dikerjakan sendiri selama beberapa bulan. Fiuh, kesungguhan mereka benar-benar terlihat. Yah, mereka benar-benar memberiku semangat dan motivasi bahwa jika kita berusah sungguh-sungguh, sepertinya hal-hal yang kita lakukan bisa mendekati sempurna.

Kemudian, saat pertunjukkan berlangsung, ada dua kelompok costplayer (aku lupa nama mereka, terlalu unik dan panjang sih), yang membuatku tertarik dan teringat cerita sederhananya. Yang pertama kelompok yang bercerita tentang One Piece_Monkey D.Luffy dkk, yang menceritakan kesederhanaan cerita pertarungan dengan beberapa musuhnya dan menyisakan Luffy seorang yang ternyata hanya mengincar topi sang musuh. Walah, ada-ada saja. Kemudian cerita sederhana dari Kuroshitsuji yang membuatku bertepuk tangan dengan antusias.

Selain kedua kelompok tersebut, banyak kelompok lain yang menarik, ada yang tentang Dragon Ball Z, BTX, Digimon, dan lain sebagainya yang perlu diacungkan jari. Ada juga beberapa costplay Disney from the West dan the East. Kostum mereka sangat menarik perhatian dan sangat mirip dengan aslinya. Waw, hebat.

Tidak ada salahnya bagi kawan-kawan yang suka animasi dan ingin mengenang masa ketika kita masih kanak-kanak dan mencari sosok pahlawan, untuk sekedar berkunjung ke pameran-pameran seperti ini. Bawa kamera yang bagus tentunya, dan berkunjung bersama-sama. Pasti menyenangkan sekali.

Thursday, November 25, 2010

Narumi Soukichi_Nobody's Perfect



Hm, melihat sosoknya yang satu ini, aku jadi ingat tentang Toshiya Fuji yang dulu sempat memerankan Hoshikawa Gaku dalam film Tokusatsu "Chikyu Sentai Fiveman" sebagai Five Red dan sekaligus pemimpin dari Fiveman ini sendiri.

Sosok Soukichi ini membuatku rindu pada sosok seorang Paman yang cool dan keren. Mengingatkanku sosok seorang yang begitu tegas, bijaksana, dan teguh memegang prinsipnya. Sebagai ayah dari Narumi Akiko, bisa dibilang dia cukup misterius, terlebih dengan putrinya dia jarang bertemu. Hidari Shoutaro sendiri nampaknya begitu mengaguminya dan menganggapnya sebagai seorang ayah dan bagian dari dirinya sendiri. Buatku hubungan cerita yang unik dan sederhana ini sangat menarik. Hm, walau aku agak tidak suka saat tahu bahwa Philip adalah bentuk dari data (mass of data), kekuatan unik yang tak terpikirkan.

Yah, tapi Kamen Rider Skull yang diperankan oleh Soukichi memang keren dan menarik. Dengan sikapnya yang santai, tenang, dan berwibawa, aku jadi benar-benar mengagumi sosoknya yang satu ini. Jadi seperti anak kecil yang ingin bertemu dengan ayahnya, hahaha ...

Lalu, lagu yang sengaja dinyanyikan olehnya dengan judul Nobody's Perfect memiliki arti dan makna yang mendalam seperti lagu-lagu Jepang pada umumnya. Tidak jauh dari makna kehidupan yang melindungi seseorang yang kita sayangi, berusaha untuk menjadi lebih kuat, dan menyatakan bahwa tak ada orang yang sempurna.
Di bawah ini lirik dari lagu Nobody's Perfect-nya Soukichi ...

Kizutsuita sono ude ni nani wo daiteru
Utareta hoho wo nuguu you ni warai
Kurushimi wa yasashisa wo shinase ya shinai
Yowasa wo shireba hito wa tsuyoku nareru

Saa omae no tsumi wo kazoe
Tamashii ni fumi-todomare
Ai suru mono wo mamoru tame ni tachi mukareba ii
Tachi mukatte yukeba ii

Kimerareru michi wa ima tada hitotsu dake
Yabureta yume mo mata chikara ni dekiru

Koko kara saki no jibun ni aeru made
Saa omae no tsumi wo kazoe
Tamashii ni fumi-todomare
Ai suru mono to ikiru tame ni
Daki shimereba ii
Daki shimete mireba ii

Nobody's Perfect
Nobody's Perfect
Sore dake ga inochi no akashi

Saa omae no tsumi wo kazoe
Tamashii ni fumi-todomare
Ai suru mono wo mamoru tame ni tachi mukareba ii
Donna toki mo
Tachi mukatte yukeba ii

Wisuda: Salah Satu Hari Kebanggaanku


Fiuh, setelah empat tahun berlalu dan menjalani kehidupan kampus yang begitu berlimpah dengan berbagai godaan dan tentu saja pengetahuan, akhirnya aku berhasil menuntaskannya. Hari yang menjadi salah satu kebangganku, setidaknya begitu. Setidaknya aku bisa menghela nafas panjang sesaat dan berkata dalam hati bahwa satu tahap sudah terlewati. Tentu saja, akhir dari perjalanan ini adalah awal dari perjalanan yang baru.

Setelah ini, aku tentu harus menghadapi dunia yang lebih kompleks, lebih rumit, dan lebih merepotkan dari sebelumnya. Melanjutkan kembali hidup dan menata kembali jalan selanjutnya, memang merepotkan, tapi itulah hidup yang harus dilalui.

Selama empat tahun, perjuangan yang kulalui benar-benar menguras keringat, tenaga, dan pikiranku. Siapa yang menyangka bahwa ternyata perjuangan itu berakhir dengan senyuman lembut di depan mataku. Kebersamaan yang terbangun selama empat tahun ini pun walau sempat menghilang, setidaknya menampakkan sedikit jejak di depanku.

Empat tahun terlewati sudah, banyak hal yang terlewati begitu saja. Kekesalan, kebanggaan, kebahagiaan, kekhawatiran bersatu padu. Masa-masa polos yang dilalui saat tingkat awal mendadak berubah menjadi masa yang merasa paling benar dengan pendapat sendiri, dan itu sempat teralami. Masa-masa dimana masih berjalan bersama teman-teman sepanjang jalan menuju gerbang, bermain bersama, bercerita bersama, mengalami segalanya hampir bersamaan. Tapi, hal-hal seperti itu pada akhirnya berlalu sudah. Kebersamaan dimanapun dan yang bagaimanapun pada saatnya nanti akan menjauhi kita. Perlahan kita sendiri yang harus menentukan arah kita sendiri. Dan saat kita berpikir bahwa saat-saat ini tidak akan berubah, kau salah besar.

Setiap kondisi selalu berubah-rubah. Kebersamaan yang terjalin pun perlahan mulai menghilang. Masing-masing dari kita memilih jalannya sendiri-sendiri, pergi menggapi mimpi, mencari tujuan, menentukan jalan hidup, dan tentu saja berjalan menuju hari esok yang lebih baik.

Dan tentu saja, aku bisa menjejakkan kakiku di hari ini berkat usaha, dukungan, dan doa orangtuaku. Nasehat-nasehat Mamah dan Papah yang senantiasa dilontarkan padaku. Adik-adikku yang merepotkan dan selalu menggemaskan walau seringkali memberiku keceriaan, teman-teman baikku yang senantiasa mendampingi dan mendukungku. Dosen-dosen pembimbing, dosen wali, dan dosen penguji yang berbaik hati mengarahkanku. Para staf jurusan, staf sba, dan staf PD3 yang membantuku untuk mengurusi segala keperluan kelulusan, terima kasih banyak.

Tak terasa semua pengalaman yang unik dan tak terduga sudah terlewati begitu saja. Mulai dari tes SPMB, penerimaan dan pendaftaran di fakultas, ospek universitas, ospek fakultas, dan ospek jurusan. Kepanitiaan demi kepanitiaan yang kuikuti satu persatu dan organisasi yang kujelajahi satu persatu. Mulai dari kebingungan memilih jurusan, niat yang awalnya mempengaruhi pikiran dan pilihan yang diambil, hingga kesungguhan hati untuk menjalani semuanya.

Pengalaman seperti pelatihan-pelatihan dan kebersamaan dengan kawan-kawan CTC 2006 yang begitu menyenangkan, penuh dengan canda tawa dan keceriaan. DJatinangor yang perlahan namun pasti menjadi UKM fakultas yang lebih terarah. IMIKI Unpad yang memberikanku kesempatan untuk menjadi bagian dari keluarga besarnya, berbagi bersama dengan penuh keceriaan, kebersamaan yang tak bisa terlupakan, dan membesarkanku menjadi seseorang yang menjadi lebih baik dan lebih dewasa dan matang dalam bertindak. LPPMD Unpad yang dengan pasti mempertemukanku dengan seseorang dan memberiku wawasan mengenai apa yang sering aku cari, tempatku belajar untuk mengasah kemampuan public speakingku, memberiku kesempatan menjadi seorang moderator dan sekaligus membuatku mencoba bersabar dengan kebiaasaan
jam karetnya
, yah, walaupun ternyata aku memilih jalan lain untuknya.

Kawan-kawan UBVU yang selalu nampak ceria dan santai, membantuku mengurangi rasa kesepianku karena ditinggal oleh bola voli, hahaha. Kawan-kawan Merpati Putih yang sudah menyemangatiku dan memberiku kekuatan saat aku mengalami kesulitan di saat event, terima kasih banyak.

Lalu, Pak Deddy, Pak Aceng, Pak Mahmudin dan staf PD3 yang sudah memberiku semangat dan dukungan serta bantuan baik moril dan materiil saat aku ternyata diundang ke Jerman untuk mengikuti ISWI (International Student Week in Ilmenau), terima kasih banyak. Kawan-kawan ISWI 09 yang berjuang bersama di negeri nun jauh disana, berbagi dan bergembira bersama. Kebersamaan dan pengalaman yang tiada tanding, mendebarkan dan mengesankan. Mungkin, lain kali jika berjodoh, kita akan bertemu lagi di event yang berbeda.

Lalu, untuk kawan-kawan di Pelatihan Monitoring HAM ELSAM, yang sudah menyebar dan menempa karirnya masing-masing, terima kasih atas kebaikannya. Pengalaman yang tidak tergantikan dan keluarga baru yang kudapatkan benar-benar membuatku bersyukur. Akhirnya, aku memiliki banyak kakak, sembilan orang kakak yang unik dan mengagumkan. Kebersamaan yang sangat menyenangkan. Kemudian juga, Bang Rizal, Mbak Hatikah, dan Bang Sentot, terima kasih sudah berbaik hati mengarahkan kami saat penelitian yang pada akhirnya tidak sempat kukerjakan karena disibukkan dengan kegiatan yang lain. Perjalanan ke DUFANnya waktu itu benar-benar menyenangkan. Mbak Nini, jadi kangen nih sama mbak, hehehe ... semoga kabarnya di LPSK baik-baik saja ya. Dan untuk Kawan-kawan KKN, semangat ya, ayo kita berjuang bersama-sama.

Yah, apapun yang terjadi, kita harus menghadapi realitas di depan mata kita. Satu-satunya untuk menghadapinya adalah dengan maju ke depan dan menghadapinya penuh keyakinan.


The End of the journey is the beginning of another journey ,,,

Pictures of The Years

  • pemandangan 1
  • pemandangan 2
  • pemandangan 3
  • pemandangan 3
  • pemandangan 3
  • pemandangan 3